Fisiologis terjadinya obesitas

Kegemukan biasanya diderita oleh orang-orang dengan pekerjaan administratif atau kantoran yang cenderung menerapkan gaya hidup sedentari, alias malas gerak. Endokrin dan metabolik Penyakit yang dapat menyerang sistem endokrin atau hormon yang mengotrol dan memadukan fungsi tubuh dan metabolisme atau proses pengolahan zat- zat yang dibutuhkan tubuh antara lain: Obesitas yang dijumpai pada kalangan eksekutif atau usahawan, barangkali timbul karena makanan berlemak tinggi disertai penggunaan minuman beralkohol.

Jumlah jaringan lemak diatur secara ketat melalui sinyal neuronal dan humoral yang disampaikan ke otak. Ferri, Fred. Infeksi saluran pernapasan Masuknya kuman atau mikroorganisme yang masuk kedalam saluran pernapasan mulai dari hidung hingga alveoli beserta organ adneksanya seperti sinus-sinus, rongga telinga tengah dan pleura.

Cara untuk menghitung BMI adalah: Masalah gizi karena kelebihan kalori biasanya disertai kelebihan lemak dan protein hewani, kelebihan serat dan mikro nutrien.

Pada anak laki-laki, penisnya terlihat kecil karena sebagian organ tersebut tersembunyi dalam jaringan lemak pubis. Hormon ini fisiologis terjadinya obesitas pelepasan leptin dari sel-sel lemak dan bekerja secara sentral menurunkan asupan makanan dengan cara mempengaruhi kerja cholecystokinin dan Neuropeptida Y.

Seseorang dengan rasa marah yang selalu ditekan akan memunculkannya dalam bentuk makan. Hipotesis peptida usus Didalam lambung dilepaskan berbagai peptida yang berhubungan dengan asupan makan, antara lain GRP Gastrin Related Peptide. Untuk mengetahui apa-apa saja gejala timbul obesistas.

Aktivitas fisik yang minum juga memengaruhi kinerja hormon insulin dalam tubuh. Leptin juga meregulasi pengeluaran energi melalui jalur khusus, dimana peningkatan kadar leptin akan menyebabkan peningkatan aktivitas tubuh, produksi panas, dan pengeluaran energi.

Terganggunya produksi hormon ini dapat mempengaruhi metabolisme, perkembangan otak, pernafasan, system jantung dan saraf, temperature tubuh, kekuatan otot, kulit, sirkulasi menstruasi pada wanita, berat badan, dan tingkat kolesterol. Misalnya, orang dengan obesitas akan sangat tertarik pada makanan yang tampak menggiurkan dan merangsang lidah daripada makanan yang tidak merangsang mata ataupun seleranya.

Ya, jika Anda memiliki gen obesitas dan Anda memiliki kebiasaan hidup yang tidak sehat, maka hal tersebut justru akan meningkatkan risiko Anda berkali-kali lipat untuk mengalami obesitas.

Beberapa penyakit lain yang dapat dipengaruhi risikonya oleh obesitas adalah4: Selanjutnya dinyatakan pula bahwa konstraksi perut merangsang munculnya dorongan lapar. Anda dapat menjaga diri Anda dari kondisi ini dengan mengurangi faktor-faktor risiko yang ada. Amenorrhea adalah tidak ada atau berhentinya menstruasi secara abnormal yang diiringi penurunan berat badan akibat diet penurunan berat badan dan nafsu makan tidak sehebat pada anoreksianervosa dan tidak disertai problem psikologik Kumala, Tangan relatif kecil dengan jari- jari yang berbentuk runcing.

Hal ini terutama bisa terjadi pada mereka yang menderita sindrom metabolik, obesitas, diabetes, hipertensi serta orang yang memiliki kadar kolesterol baik yang rendah. Neuropeptida utama yang meningkatkan nafsu makan adalah neuropeptida Y.

Prevalensi obesitas di Indonesia mengalami peningkatan mencapai tingkat yang membahayakan. Rasa marah yang dianggapnya agresivitas akan terselubung apabila dinyatakan dalam bentuk makan.

Contoh Makalah Kesehatan : AMENORRHEA

Pengeluaran energi ditentukan oleh aktivitas fisik, laju metabolisme dan thermogenesis. Untuk pria jenis kanker yang mungkin muncul adalah: Penelitian dalam fisiologi dan patofisiologi obesitas diharapkan dapat membuka peluang pengembangan strategi pencegahan dan penatalaksanaan terhadap obesitas.

Jumlah darah Menstruasi yang lebih dari 80 cc di anggap patologik Wiknjosastro, Overweight adalah kondisi di mana terdapat kenaikan berat badan berlebih.

Obesitas (Kegemukan)

Hormon yang merangsang nafsu makan dikenal dengan nama ghrelin, yang merupakan suatu ligand bagi reseptor GH secretagogue dan disintesis didalam gaster.Definisi dan Fisiologi Terjadinya Obesitas.

Obesitas merupakan suatu kelainan komplek pengaturan nafsu makan dan metabolisme energi yang dikendalikan oleh beberapa faktor biologik spesifik.

Obesitas pada Anak

2. Faktor genetik diketahui sangat berpengaruh bagi perkembangan penyakit ini. Secara fisiologis obesitas didefinisikan sebagai akumulasi lemak. Namun tidak semua makanan dapat memicu terjadinya obesitas, hanya makanan yang mengandung lemak dan karbohidrat tinggi yang dapat menimbulkan kegemukan.

Hal ini dikarenakan, kebiasaan makan berlebihan dapat menimbulkan intake kalori yang merupakan salah satu penyebab terjadinya Author: KULIAH BIDAN. Terjadinya obesitas lebih ditentukan oleh terlalu banyaknya makan, terlalu sedikitnya aktivitas atau latihan fisik, maupun keduanya (Misnadierly, ).

Dengan demikian tiap orang perlu memperhatikan banyaknya masukan makanan (disesuaikan dengan kebutuhan. Nov 01,  · Obesitas merupakan suatu keadaan fisiologis akibat dari penimbunan lemak secara berlebihan di dalam tubuh.

Saat ini gizi lebih dan obesitas merupakan epidemik di negara maju, seperti Inggris, Brasil, Singapura dan dengan cepat berkembang di negara berkembang, terutama populasi kepulauan Pasifik dan negara Asia tertentu.

Apa itu obesitas (kegemukan)?

Amenore atau dalam istilah kedokteran “Amenorrhea” adalah sebuah kondisi yang terjsadi pada seorang wanita yang tidak mengalami siklus atau Menstruasi paling tidak 3 bulan berturut-turut. Amenore terbagi ke dalam dua jenis yakni Amenore primer yakni gangguan pada wanita yang tidak mengalami menstruasi dalam kurung waktu yang lama sedangkan Amonera sekunder untuk wanita yang mengalami.

Obesitas cenderung diturunkan, sehingga diduga memiliki penyebab genetik. Selain faktor genetik pada keluarga, gaya hidup dan kebiasaan mengkonsumsi makanan tertentu dapat mendorong terjadinya obesitas.

Penelitian menunjukkan bahwa rerata faktor genetik memberikan pengaruh sebesar 33% terhadap berat badan seseorang (Farida, ). b.

Fisiologis terjadinya obesitas
Rated 0/5 based on 48 review